• KABAR
  • Upaya Teknologi Tahan Suhu Bumi ‪#‎dibawah2 Derajat Celcius

Upaya Teknologi Tahan Suhu Bumi ?#?dibawah2 Derajat Celcius

Teknologi membuat upaya menahan kenaikan suhu Bumi tetap ?#?dibawah2? derajat Celcius berpeluang terakselerasi.

Pada Desember 2015, para negosiator iklim di Paris membuat kesepakatan baru yang akan menentukan nasib keberlanjutan Bumi menghadapi tantangan perubahan iklim. Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menegaskan kembali kontribusi Indonesia untuk menurunkan emisi 29% pada 2030 dan bahkan 41% dengan bantuan internasional.

Dunia akhirnya membuat Kesepakatan Paris sebagai kesepakatan baru setelah Protokol Kyoto berakhir. Kesepakatan tersebut menjadi upaya bersama untuk menghentikan suhu Bumi agar tidak melebihi 2 derajat Celcius dari suhu jaman pra-industri. Indonesia berkomitmen untuk tetap berkontribusi dalam upaya kolektif ini.

Langkah nyata Indonesia adalah mendiseminasikan Kesepakatan Paris ke seluruh masyarakat. Salah satu aksinya adalah dengan menyelenggarakan #FESTIVALIKLIM 2016 sebagai wahana untuk meneruskan informasi KesepakatanParis. Perhelatan #FESTIVALIKLIM mengajak kita untuk melakukan sesuatu agar suhu Bumi tidak semakin meningkat.

Teknologi kreatif berbentuk aplikasi pun dipakai untuk membuka akses informasi tentang #FESTIVALIKLIM 2016. Platform berbasis Android yang dapat diunduh dari Google Playstore bagi pengguna Android ini menjembatani peminat acara #FESTIVALIKLIM 2016 dengan Tim #FESTIVALIKLIM 2016. Melalui fitur yang disediakan dalam aplikasi, Tim #FESTIVALIKLIM 2016 menyediakan informasi terkini termasuk informasi jadwal acara yang berlangsung selama 4 hari dari 1-4 Februari 2016. Informasi itu mencakup pembaruan acara, materi presentasi seminar dari para pembicara, yang akan dimutakhirkan setiap hari.

Aplikasi #FESTIVALIKLIM diharapkan akan menciptakan generasi peduli lingkungan. Aplikasi ini menghadirkan perkiraan kontribusi emisi karbon dari kegiatan sehari-hari. Fitur kalkulator karbon yang disediakan pada aplikasi ini memungkinkan kita menghitung kontribusi emisi karbon yang berasal dari aktivitas sehari-hari seperti penggunaan mobil pribadi untuk transportasi, komputer, pendingin ruangan, hingga penggunaan gawai.

Memang, perhitungan yang disediakan masih sederhana. Namun terkadang hal sederhanalah yang memberi sebuah kejelasan dari kompleksitas masalah. Melalui hal sederhana upaya global menahan kenaikan suhu #dibawah2 terakselerasi menjadi aksi nyata. Dengan mengetahui keluaran emisi, kita bisa mengupayakan pengurangan emisi yang lebih terukur agar target menahan kenaikan suhu Bumi #dibawah2 derajat Celcius tercapai.

Festival Iklim dan simulasi penghitungan emisi karbon ini ingin menggugah kesadaran kita untuk berperan aktif menjaga kelestarian Bumi kita tercinta dari ancaman suhu ekstrem. Kesadaran ini akan menggugah aksi nyata demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan planet Bumi yang tetap indah dan tetap mampu menyokong kehidupan generasi mendatang.

Aplikasi #FESTIVALIKLIM dapat diunduh di http://dibawahdua.com/ dan siapkan diri Anda untuk mengetahui kontribusi emisi dari kegiatan Anda sehari-hari.

MARI JAGA BUMI. (Rinawati Eko)

sumber: http://festivaliklim.reddplusid.org/index.php/highlight/56-yuk-kita-ukur-karbon-kita

 Nick Ahmed Jersey Nick Vannett Jersey Sam Bradford Jersey
share this on: 

Fase Transisi REDD+ - United Nations Development Programme - 2016

Brooks Orpik Womens Jersey