Kegiatan pembangunan infrastruktur dalam rangka pembasahan lahan gambut melalui pembangunan sekat kanal, tali air, embung, sumur bor dan normalisasi kanal telah dilakukan di Provinsi Riau, Kalteng dan Jambi sebagai inisiatif awal. Pembangunan infrastuktur ini telah dilaksanakan antara dari Oktober 2015.
Kegiatan pembangunan infrastruktur dalam rangka pembasahan lahan gambut melalui pembangunan sekat kanal, tali air, embung, sumur bor dan normalisasi kanal telah dilakukan di Provinsi Riau, Kalteng dan Jambi sebagai inisiatif awal. Pembangunan infrastuktur ini telah dilaksanakan antara dari Oktober 2015.
Kegiatan pembangunan infrastruktur dalam rangka pembasahan lahan gambut melalui pembangunan sekat kanal, tali air, embung, sumur bor dan normalisasi kanal telah dilakukan di Provinsi Riau, Kalteng dan Jambi sebagai inisiatif awal. Pembangunan infrastuktur ini telah dilaksanakan antara dari Oktober 2015.
Salah satu faktor yang menjadi perhatian dalam persiapan pelaksanaan REDD+ adalah ketersediaan data yang valid. Ketersediaan data yang valid dapat tersedia dengan adanya sistem pengelolaan data dan informasi, seperti ketersedian data dasar dan peta kadastral.
Salah satu cara peningkatan kapasitas masyarakat ini adalah program CBFFM (Community Based Forest Fire Management) atau pengelolaan kebakaran hutan berbasis masyarakat. Keterlibatan masyarakat sangat penting, karena masyarakat juga memiliki tanggung jawab, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemadaman dini kebakaran hutan dan lahan.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menginisiasi Festival Iklim sebagai upaya penyampaian hasil Consensus Paris Outcome tersebut ke semua pemangku kepentingan pengendalian perubahan iklim dan publik Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemahaman sehingga mengakselerasi pelaksanaan agenda bersama dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Indonesia.
Dalam rangka mengidentifikasi langkah dan solusi untuk jangka panjang dalam menghadapi krisis kebakaran dan kabut asap di Indonesia, serta upaya mengalihkan pemanfaatan hutan rawa gambut dengan pengelolaan yang tepat dan berkelanjutan, maka Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerjasama dengan Program REDD+ UNDP dan Kedutaan Besar Norwegia menyelenggarakan Roundtable Discussion Para Pakar Internasional untuk menginisiasi langkah restorasi hutan gambut di Indonesia hingga lima tahun kedepan.
share this on:

Buletin

Maret
  • Maret
  • Februari
  • Januari

United Nations Development Programme - 2016